Senin, 19 Agustus 2013

Mempeluas Kalimat KETERANGAN


Perluasankalimat biasanya dilakukan dengan menambahkan keterangan-keterangan pada frase-frase kalimat tersebut. Didalam Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia ada sembilan macamketerangan yang dapat ditambahkan, sebagai berikut:
1.    Keterangan Waktu
      Memberikan informasi mengenai saat terjadinya suatu peristiwa. Keterangan waktu yang biasanya digunakan: kemarin, lusa,tadi pagi, malam-malam, tidak lama lagi, dan sejenisnya.
      Menunjukkan tempat terjadinya peristiwa atau keadaan. Biasanya menggunakan preposisi: di, ke, dari, sampai, dan pada. Setelah bentuk preposisi diikuti oleh kata yang mempunyai ciri tempat. Misalnya: disini, di Solo, ke Solo, Dari Solo, dan sejenisnya.
      Menyatakan ada atau tidaknya alat yang dipakai untuk melakukan suatu perbuatan. Pengertian alat tidak harus dalam bentuk konkret. Keterangan alat selalu berwujud frasa preposisional dengan preposisi dengan atau tanpa.
      Menyatakan peristiwa itu terjadi. Kata keterangan cara yang biasa digunakan antara lain: sebagian, dengan, atau, kadang-kadang, dan sebagainya.
      Menyatakan tujuan atau maksud perbuatan atau kejadian. Wujud keterangan tujuan ini berbentuk frasa preposisional. Preposisi yang sering digunakan yaitu: demi, bagi, untuk guna, buat dan sebagainya.
      Keterangan yang menyatakan adanya atau tidak adanya orang yang menyertai orang lain dalam melakukan sesuatu perbuatan. Keterangan ini dibentuk dengan menggabungkan preposisi: seperti, laksana, bagaikan dan sejenisnya.
      Keterangan yang menyatakan kesetraan atau kemiripan antara suatu keadaan,  kejadian, atau perbuatan dengan keadaan, kejadian atau perbuatan yang lain.
      Keterangan yang menyatakan sebab atau alasan terjadinya suatu keadaan, kejadian atau perbuatan. Wujudnya selalu frasa dengan preposisi: karena atau sebab.

9.    Keterangan Kesalingan     
      Keterangan yang menyatakan bahwa sesuatu perbuatan dilakukan secara silih berganti. Wujud keterangan ini : satu sama lain.


Posting Komentar